Pertanianku
Oh
hati..
Mengapa
dikeramaian ini kurasakan sepi
Tatkala
kulihatnya tak ada lagi
Mungkinkah
ia telah mati ?
Ataukah
Pertanian kini tak berarti ?
Dulu…
kulihat sawah membentang
Dibawah
kaki gunung yang menjulang
Elok
nian slalu kupandang
Sungai
pun begitu luas terbentang
Jangan
katakan Pertanian kini mati
Jangan
katakan Pun ia tak ada lagi
Ia
hanya tertidur
Dikala
Putra Negeri mundur
Kini
Putra negeri akan bangkit
Tak
akan berhenti walau sakit
Tak
akan lari walau terjepit
Tak
akan mundur walau sedikit
Anak
negeri akan bangun dari terjatuh
Akan
maju dengan kekuatan penuh
Walau
seluruh badan penuh tetesan peluh
Kami
akan melangkah walau perjalanan terasa jauh
Putera
Negeri penerus bangsa akan terus melaju
Demi
kemakmuran itu, semua tertuju
Bersama
kita singsingkan lengan baju
Agar
Pertanian Indonesia semakin Maju ….
Komentar
Posting Komentar