Pelukan Tak Bernama



Sepertinya aku sedang berada dititik kepayahanku
Dimana aku tak lagi mampu untuk berdiri tegak
Mencari penopang yang bisa membuatku tetap bertahan
Menanti tangan yang tetap saling tergenggam

Aku ingin menyerah pada keadaan
Aku tak sanggup menahan semua beban
Aku lelah dengan senyum getir
yang kututupi dengan mahir

Mungkin raga ini masih terlihat tegar berdiri
Tak terlihat kegelisahan yang kerap kali menyelubungi
Dipagi yang ranum ini
Ku pandangi semburat gradasi warna langit
Ku tersenyum, tapi sang air mata malah tak terbendung lagi

Disaat ketidakberdayaanku ini
Aku hanya berharap Allah tetap merengkuhku
Dalam setiap jejak akar kepahitan
Dalam pelukan tak bernama

Komentar