Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Setitik Harapan

Setitik Harapan Ya Rabbi.. Betapa banyak derita mengepungku Menyemburkan bisa yang membuat aku terluka Menusukkan ribuan tombak duka kejantungku Menjadikan aku tak mampu berdiri diatas dunia kebahagiaan Telah banyak kulakukan Untuk mengejar keindahan Namun itu fatamorgana Tatkala kuraih, hilang semua angan-angan Lalu kucoba kakiku tuk berdiri Namun disini bagai lumpur hidup Aku seketika roboh, hilang, lenyap Membawaku kedasar lembah Yang tidak ada sedikitpun Secercah cahaya menyinari Tuhan … aku ingin menjerit, meronta Agar lenyap lelah dan nestapa Agar hilang semua luka derita Dalam hidup tubuh yang penuh hina Beri aku setitik harapan Bukakan segala pintu kebahagiaan Agar aku mampu bangkit, berdiri Dan berjalan meraih harapan Yang masih tersisa..

Rapuh

Ku berjalan dibawah rintik hujan Fikirku melayang bersama angan-angan Tak jua ku temui titik terang Kau buat aku kelabu Tak lagi ada coretan Warna-warni yang kau torehkan Aku baru sadar, Rapuh.. Ya, aku rapuh Sampai aku pun tak mampu sembunyikan Lemahku Tertatih ku susuri jalan beliku Berkilo meter tak terasa kaki ku melangkah Air mata yang kerap kali tak dapat ku tepis Dibawah rintik hujan ini Ku tuliskan amarahku, gelisahku, Kecewaku Berbalut luka yang sering kali menghujamku Kau dengan amarahmu !! Tak peduli keadaan yang sedang aku hadapi Kau dengan egoismemu !!! menghujam aku dengan tusukan kata-katamu Kau dengan tuduhanmu !!! Berfikir akulah pusat kesalahanmu Dan Kau dengan segala sifatmu .. Kau tak pernah beriku kesempatan Kesempatan bicara Dimatamu akulah penjahatnya Sedang kamu adalah malaikat tanpa dosa Tak ingatkah kau dengan kisah kita yang lalu?? Beribu rintangan kita lalui Berjuta kenangan kita ukir kembali Kini semua itu musnah ...