Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2013

Antara Tuhan dan Aku

perjalanan hidup sungguh misteri siapa yang tahu bahkan aku sendiri tak mengerti roda hidup membawaku pada kebimbangan tak pernah ku temui jalan keabadia selalu saja ada batas dan ujung yang menghalang setiap aku ingin kembali pada-Mu aku lelah Tuhan... aku ingin kembali pada apa yang telah Engkau gariskan tapi aku selalu tak punya keberanian untuk bangkit dan berdiri berlari mendekati-Mu andai aku mampu berjalan dibawah pengawasan-Mu tentu aku tak mudah jatuh dan terpuruk dalam hati aku memohon pada-Mu.. Tuhan.. beri aku kekuatan dan kesempatan untuk mencintai-Mu lebih dari segalanya agar tak terulang dosa dan penghianatan yang menguburku dari Kehadiran-Mu..

terimakasih umi..

Gambar
akhirnya pertanyaan ku pun terjawab.. "mi, kenapa engkau tak pernah menyuruhku mengerjakan pekerjaan rumah yg berat? untuk mencuci pun engkau sering mencegahku, dan kau sering mengatakan "dek, ga usah nanti kamu capek." ketika aku membantumu menyetrika baju engkau selalu mengatakan "dek, setrika baju yg kecil-kecil aja." ketika aku mengangkat air panas engkau mengatakan "dek, hati-hati biar umi saja yang angkat." kemudian, kenapa malah bapak yang turun tangan menggantikanmu ketika engkau sakit? padahal ada aku yang notabenenya sebagai anak perempuanmu yang sudah besar?" air mata pun tak bisa terbendung ketika aku mendengar jawabanmu. "dek, dari kecil umi sama bapak selalu memanjakanmu. Jangankan untuk melakukan pekerjaan yg berat, ikut lomba lari saat peringatan 17an saja kami tak mengijinkan kamu. ketika kamu kecil saja, kamu tidur selalu kami temani. Umi yang mengelus-elus kamu dan bapak yang mengipasimu. sekarang saat ...