Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2015

Kenapa?

kenapa dalam memberi perhatian itu tidak menyeluruh kepada seluruh saudaramu? kenapa hanya orang-orang tertentu yang kau rangkul? kenapa sikap lemah lembutmu hanya tertuju pada beberapa orang saja? tidak kah kau tau bahwa ada orang disekitarmu yang merasa iri, merasa cemburu, merasa diabaikan, merasa tak dihargai dalam keberadaannya? sadarlah.. dia ada, bahkan selalu ada dalam perjalanan perjuangan ini. rangkul dia, semangati dia, beri dia kepercayaan bahwa kau lah saudaranya yang akan tetap berjuang dalam perjalanan ini. jangan biarkan dia sendiri, berfikir bahwa dia tidaklah berguna. bukankah kau sangat faham dengan "ukhuwah islamiyah"? mari kita berjuang bersama, tanpa ada jarak, tanpa ada saling meremehkan kuatkan rangkulah itu, eratkan genggaman tangan itu.. kita lanjutkan langkah kita. Aku mencintaimu karena Allah..

Aku dan Ukhuwah

Apa yang aku dapat hari ini? sepanjang perjalanan Bogor-Depok, ada sesuatu yang aku cari. Sesuatu yang aku pikirkan. aku bertanya pada diriku sendiri, apa itu ukhuwah? mengertikah aku mengenai maknanya? atau hanya sekedar teori basa-basi? apakah aku sudah mengenal saudaraku? tingkatan yang paling dasar dalam ukhuwah mengenai jasadiyyah, fikriyyah, nafsiyyah.. apakah aku sudah memahami kekurangan dan kelebihan saudaraku? Sehingga aku bisa tahu apa yang di sukai dan tidak di sukai, menempatkan posisi seperti apa bila bersamanya. apakah aku sudah bisa melakukan dengan hati? saling mendo’akan, berdiskusi dan saling menasehati, dan saling bantu membantu. apakah aku sudah bisa ketika ada saudara yang mempunyai masalah, maka aku ikut menanggung dan menyelesaikan masalahnya tersebut? Dan apakah aku bisa mendahulukan orang lain daripada diriku sendiri? Kemudian aku teringat dengan Firman Allah:  “…Walaupun kamu membelanjakan semua (kakayaan) yang ada di bumi, nisca...

Malarindu

Ketika ada yang bertanya, "bagaimana kabarnya La?" rasanya aku ingin menjawab bahwa aku sedang sakit. sakit yang biasanya orang rasakan mungkin namanya malaria, tapi yang kini sedang aku rasakan adalah sakit malarindu -,-" kenapa aku sebut demikian? pasti sudah bisa terlihat kan apa maknanya. Ya, aku sedang terjangkit kerinduan yang berada pada puncaknya. Mungkin "lebay" alias berlebihan, tapi itulah kenyataannya. Rindu, hal yang paling sulit untuk ditahan. Meski aku sudah memadatkan aktifitasku dengan tujuan meredam perasaan itu, tapi ternyata hal itu hanya bersifat sementara. Ketika aku selesai melakukan segala aktifitas, aku beristirahat dan disitulah aku kembali pada pusaran kerinduanku. Lalu apa yang bisa aku lakukan untuk memecahkannya? tilawah dan berdoa itu pasti. Tapi untuk benar-benar menghilangkannya tentu saja bertemu dan melepaskan rasa ini. Ketika ia mengatakan, "sempatkanlah waktumu untukku. Aku sudah rindu." aaah rasanya m...

Diorama Sepasang Albanna

Gambar
Judul                 : Diorama sepasang Albanna No. ISBN         : 979-3035-85-4 Penulis              : Ari Nur Penerbit            : Mizan Tanggal Terbit  : 2003 Jumlah Halaman :285 halaman Harga               : Rp. 36.850,- Kategori          : Romance Text Bahasa      : Indonesia Sinopsis Buku             Maharani, seorang lulusan arsitek yang idealismenya tinggi memutuskan untuk keluar dari Biro Arsitektur Hirasindu karena perbedaan prinsip. Kemudian dia melamar untuk bekerja di Kan Petra, biro arsitektur terkemuka di Jakarta. Inilah yang mengantarkan Rani untuk ...

tugas puisiku

Hanya Sebatas Rindu                                                                                                             Karya: Rella Restuati Sepertinya bintang malam masih enggan menemani Aku yang duduk sendiri Bersama rasa yang berembus merangkul diam dalam sunyi Ada rindu disana Seperti tengah malam tanpa cahaya Mengempaskan aku pada sebuah diorama Dalam buku tak terbaca Kini hanya pesan darimu sebagai penada rindu Pesan...