Malarindu



Ketika ada yang bertanya, "bagaimana kabarnya La?"
rasanya aku ingin menjawab bahwa aku sedang sakit.
sakit yang biasanya orang rasakan mungkin namanya malaria, tapi yang kini sedang aku rasakan adalah sakit malarindu -,-"
kenapa aku sebut demikian? pasti sudah bisa terlihat kan apa maknanya.
Ya, aku sedang terjangkit kerinduan yang berada pada puncaknya. Mungkin "lebay" alias berlebihan, tapi itulah kenyataannya.
Rindu, hal yang paling sulit untuk ditahan. Meski aku sudah memadatkan aktifitasku dengan tujuan meredam perasaan itu, tapi ternyata hal itu hanya bersifat sementara. Ketika aku selesai melakukan segala aktifitas, aku beristirahat dan disitulah aku kembali pada pusaran kerinduanku.
Lalu apa yang bisa aku lakukan untuk memecahkannya? tilawah dan berdoa itu pasti. Tapi untuk benar-benar menghilangkannya tentu saja bertemu dan melepaskan rasa ini.
Ketika ia mengatakan, "sempatkanlah waktumu untukku. Aku sudah rindu." aaah rasanya menderas air mataku mengalahkan hujan diluar sana. Mungkin disertai petir dan badai (hahaha)
Saat ini aku melangkahkan kaki untuk bertemu dengannya, semoga Allah masih mengizinkan.

"ku tulis kerinduanku disaat gerimis turun, berharap ia menyampaikannya pada dia yang kurindukan"

Komentar