Aku dan Ukhuwah

Apa yang aku dapat hari ini?
sepanjang perjalanan Bogor-Depok, ada sesuatu yang aku cari. Sesuatu yang aku pikirkan.
aku bertanya pada diriku sendiri,

apa itu ukhuwah?
mengertikah aku mengenai maknanya? atau hanya sekedar teori basa-basi?

apakah aku sudah mengenal saudaraku? tingkatan yang paling dasar dalam ukhuwah mengenai jasadiyyah, fikriyyah, nafsiyyah..

apakah aku sudah memahami kekurangan dan kelebihan saudaraku? Sehingga aku bisa tahu apa yang di sukai dan tidak di sukai, menempatkan posisi seperti apa bila bersamanya.

apakah aku sudah bisa melakukan dengan hati? saling mendo’akan, berdiskusi dan saling menasehati, dan saling bantu membantu.

apakah aku sudah bisa ketika ada saudara yang mempunyai masalah, maka aku ikut menanggung dan menyelesaikan masalahnya tersebut?

Dan apakah aku bisa mendahulukan orang lain daripada diriku sendiri?

Kemudian aku teringat dengan Firman Allah:  “…Walaupun kamu membelanjakan semua (kakayaan) yang ada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka… (QS: Al-Anfal: 63)”
“Perumpamaan seorang mukmin dengan mukmin lainnya dalam kelembutan dan kasih sayang, bagaikan satu tubuh. Jika ada bagian tubuh yang merasa sakit, maka seluruh bagian tubuh lainnya turut merasakannya.” (HR. Imam Muslim).

Apa yang kita pikirkan dan rasakan ketika membaca QS. Al-Anfal:63 dan HR. Imam Muslim diatas? Indah bukan? Ya, begitulah seharusnya sebuah ukhuwah. Dan aku bersyukur, aku mendapatkannya disini. Meski aku tak tau diposisi mana aku berada.

Komentar