terimakasih umi..


akhirnya pertanyaan ku pun terjawab..
"mi, kenapa engkau tak pernah menyuruhku mengerjakan pekerjaan rumah yg berat? untuk mencuci pun engkau sering mencegahku, dan kau sering mengatakan "dek, ga usah nanti kamu capek." ketika aku membantumu menyetrika baju engkau selalu mengatakan "dek, setrika baju yg kecil-kecil aja." ketika aku mengangkat air panas engkau mengatakan "dek, hati-hati biar umi saja yang angkat."
kemudian, kenapa malah bapak yang turun tangan menggantikanmu ketika engkau sakit? padahal ada aku yang notabenenya sebagai anak perempuanmu yang sudah besar?"

air mata pun tak bisa terbendung ketika aku mendengar jawabanmu.

"dek, dari kecil umi sama bapak selalu memanjakanmu. Jangankan untuk melakukan pekerjaan yg berat, ikut lomba lari saat peringatan 17an saja kami tak mengijinkan kamu.
ketika kamu kecil saja, kamu tidur selalu kami temani. Umi yang mengelus-elus kamu dan bapak yang mengipasimu.
sekarang saat kamu sudah beranjak dewasa pun, umi masih menganggapmu putri kecil umi yang manja.
umi ga mau putri kecil umi susah, umi pengen kamu selalu merasa bahagia, umi ga mau liat kamu lelah.
umi melakukan hal ini karena dulu umi pun diperlakukan demikian."

oh umi..
pantaskah aku mendapatkan kasih sayang yang begitu besar darimu? aku bagai anak durhaka yang tak pernah peduli pada keluh kesahmu.
aku yang sering mengecewakanmu, menyusahkanmu, membuatmu tak tidur ketika aku sakit tapi engkau tak pernah mengatakan itu padaku.
oh umi..
maafkan aku yang sampai saat ini masih belum mampu membuatmu bahagia, membuatmu bangga..
doakan aku umi, agar aku bisa secepatnya mencapai segala harapmu.

terimakasih umi atas segala yang telah engkau berikan kepadaku, kasih sayang yang tak pernah putus, doa yang selalu mengiringi, nasihat yang selalu mengalir, perhatian yang tiada henti, cinta memenuhi sanubari.
terimakasih ketika aku terjatuh engkau tetap memelukku, membiarkan aku dalam dekapan pangkuanmu.
terimakasih engkau mau menjadi sahabat sejatiku.

hanya kepada-Mu Ya Allah, ku mohon ampun dosa-dosa ibu dan bapakku
ku mohon keselamatan lahir dan batinnya..

Komentar